Dalam dunia industri dan logistik, pemilihan pallet bukan hanya sekadar soal harga, tetapi juga tentang efisiensi, daya tahan, dan kesesuaian dengan kebutuhan operasional. Dua jenis pallet yang paling sering dibandingkan adalah pallet besi dan pallet plastik. Keduanya memiliki keunggulan masing-masing, namun manakah yang lebih ideal untuk logistik berat?
Daftar Isi

Artikel ini akan membahas secara mendalam perbandingan antara kedua jenis pallet tersebut—mulai dari kekuatan, kepraktisan, hingga biaya jangka panjang—agar Anda dapat menentukan pilihan terbaik untuk kebutuhan bisnis Anda.
Apa Itu Pallet Besi dan Pallet Plastik?
Pallet Besi
Pallet besi adalah jenis pallet yang terbuat dari bahan logam seperti baja ringan atau besi galvanis. Dikenal dengan kekuatan dan ketahanannya yang luar biasa, pallet jenis ini sering digunakan di sektor industri berat seperti otomotif, manufaktur logam, dan pergudangan skala besar.
Kelebihan utama pallet besi terletak pada kemampuannya menahan beban ekstrem dan tahan terhadap benturan fisik. Selain itu, pallet ini juga tahan terhadap suhu tinggi serta tidak mudah rusak akibat kelembapan.
Pallet Plastik
Berbeda dengan pallet besi, pallet plastik terbuat dari bahan seperti HDPE (High-Density Polyethylene) atau PP (Polypropylene). Pallet jenis ini populer di sektor logistik modern karena ringan, tahan karat, mudah dibersihkan, dan ramah lingkungan bila digunakan kembali atau didaur ulang.
Meskipun tidak sekuat besi dalam menahan beban ekstrem, pallet plastik memiliki keunggulan dalam efisiensi operasional dan kebersihan—terutama untuk industri makanan, farmasi, dan FMCG.
Perbandingan Pallet Besi dan Pallet Plastik untuk Logistik Berat
| Aspek | Pallet Besi | Pallet Plastik |
|---|---|---|
| Kekuatan & Daya Tahan | Sangat kuat, ideal untuk beban >2 ton | Cocok untuk beban sedang (hingga ±1 ton) |
| Ketahanan Lingkungan | Tahan panas & benturan, tapi bisa berkarat | Tahan air & bahan kimia, tidak korosif |
| Berat Pallet | Cenderung berat, sulit dipindahkan manual | Ringan dan mudah ditangani |
| Biaya Awal | Lebih mahal karena bahan logam | Lebih ekonomis untuk volume besar |
| Perawatan | Membutuhkan pelapisan anti karat | Praktis, cukup dicuci atau disemprot |
| Umur Pemakaian | Sangat lama jika dirawat baik | Tahan lama tapi bisa retak jika terbebani berlebih |
| Kesesuaian Industri | Industri berat, logistik baja, otomotif | Makanan, farmasi, e-commerce, distribusi ringan |
Kapan Harus Menggunakan Pallet Besi?
Gunakan pallet besi jika Anda menghadapi kondisi operasional dengan beban berat atau lingkungan ekstrem. Misalnya:
- Pergudangan yang menyimpan barang logam atau mesin berat.
- Area dengan suhu tinggi atau risiko benturan besar.
- Sistem rak tinggi (racking system) yang memerlukan kekuatan struktur ekstra.
Pallet besi adalah investasi jangka panjang bagi perusahaan yang menempatkan ketahanan di atas biaya awal. Dengan perawatan rutin, umur pakainya bisa mencapai lebih dari 10 tahun.
Kapan Sebaiknya Memilih Pallet Plastik?
Sebaliknya, pallet plastik adalah solusi terbaik jika efisiensi, kebersihan, dan kemudahan handling menjadi prioritas.
Pilih pallet plastik jika bisnis Anda:
- Membutuhkan proses logistik cepat dan efisien (misalnya ekspedisi atau distribusi retail).
- Beroperasi di industri yang menuntut kebersihan tinggi seperti makanan dan farmasi.
- Memerlukan pallet ringan yang mudah diangkut atau dikembalikan.
Selain itu, pallet plastik juga cocok digunakan dalam sistem logistik modern seperti automated storage & retrieval systems (AS/RS) karena dimensi dan beratnya yang konsisten.
Kesimpulan: Pilih Sesuai Kebutuhan, Bukan Tren
Baik pallet besi maupun pallet plastik memiliki keunggulan masing-masing.
- Jika Anda berfokus pada beban berat dan ketahanan ekstrem, pallet besi adalah pilihan tepat.
- Namun jika Anda mengutamakan efisiensi, kebersihan, dan kemudahan pengelolaan, pallet plastik lebih menguntungkan secara operasional dan biaya.
Pemilihan yang tepat bergantung pada jenis industri, kapasitas logistik, serta strategi jangka panjang perusahaan Anda. Dengan memahami kelebihan dan kekurangannya, Anda dapat mengoptimalkan investasi pallet agar mendukung kelancaran rantai pasok secara berkelanjutan.